Ada Indikasi Kecurangan Pemilu di Salibabu dan Salibabu Utara, Talaud

Diduga Pemilih Berkebutuhan Khusus Tidak Diizinkan Didampingi Keluarga Saat Mencoblos

Petugas KPPS Disebut yang Lakukan Pencoblosan

POSKO, MANADO-Pasca pelaksanaan Pemilu 2024 di 14 Februari lalu, dugaan-dugaan kecurangan dalam Pemilu mulai bermunculan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Haryono Bawonseet

Seperti diungkapkan Haryono Bawonseet, Masyarakat Peduli Pemilu Jurdil, di TPS 01 Desa Salibabu dan TPS 01 Desa Salibabu Utara, diduga pemilih berkebutuhan khusus tidak diizinkan didampingi keluarga saat melakukan pencoblosan.

Baca juga:

Kabarnya, Ada Sejumlah Oknum Tak Bertanggungjawab yang Diduga Menggelembungkan Suara Partai Tertentu di Talaud

“Di TPS 01 Salibabu dan TPS 02 Salibabu Utara, (diduga) KPPS melarang pemilih berkebutuhan khusus berupa lansia yang sudah rabun didampingi keluarga untuk melakukan pencoblosan,” ungkapnya saat menghubungi POSKO MANADO, Rabu (21/02/2024) malam.

Dikatakan, lebih janggal lagi, KPPS di dua TPS tersebut yang melakukan pencoblosan untuk pemilih berkebutuhan khusus.

Baca juga:

Ketua KPU Talaud Sebut PDIP Dapat 515 Suara di Bowombaru Tengah Itu Kesalahan Teknis

“Petugas KPPS yang mencoblos (surat suara pemilih berkebutuhan khusus),” tutup Bawonseet.

Zenith Anaada

Terpisah, Ketua Bawaslu Talaud Zenith Anaada saat dikonfirmasi POSKO MANADO, Kamis (22/02/2024), membenarkan pihaknya sudah mendapatkan informasi soal dugaan pelanggaran Pemilu tersebut.

“Bawaslu memang sudah mendapatkan informasi. Namun kami masih melakukan penelusuran terhadap informasi itu,” singkatnya.(ian)