Banyak Makan Korban, Proyek Drainase di Mangaran Talaud Dikeluhkan

POSKO, MANADO-Proyek drainase di Desa Mangaran, Kecamatan Kabaruan, Kabupaten Kepulauan Talaud, tak henti-hentinya dikeluhkan masyarakat.

Pasalnya, proyek di kompleks Pasar Mangaran tersebut, membuat lubang besar dengan lebar sekira 110 cm di sisi kiri dan kanan jalan serta kedalaman sekira 100 cm. Dengan panjang di sisi kiri sekira 30an meter dan sisi kanan sekira 100an meter.

Akibat belum dikerjakan berbulan-bulan, proyek drainase itu membahayakan masyarakat. Tak hanya itu, menurut Didi Arunde, sala satu Tokoh Masyarakat di Kecamatan Kabaruan; sudah banyak masyarakat yang jadi korban dari galian proyek tersebut.

“Proyek drainase di kompleks Pasar Mangaran, telah banyak memakan korban. Mulai dari masyarakat, pengendara sepeda motor, mobil keluarga hingga angkutan barang terperosok di lubang galian drainase,” tuturnya saat menghubungi POSKO MANADO, Rabu (04/10/2023).

Ia berharap, agar instansi terkait dapat memperhatikan hal tersebut. Sebab, proyek drainase yang belum dikerjakan ini sudah membahayakan masyarakat.

“Sudah berbulan-bulan digali, tapi (drainase) belum dikerjakan. Ini harus jadi perhatian serius dari instansi terkait. Sehingga tidak ada masyarakat yang jadi korban lagi,” harap Arunde.

Sementara itu, hingga berita ini tayang, Kadis PUTR Talaud John Majampoh dan Kabid Bina Marga PUTR Talaud Refly Ratunguri belum bisa terkonfirmasi.(ian)