Demokrat Rebut Ketua DPRD Talaud?

Dikabarkan Raih 6 Kursi

POSKO, MANADO-Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 di Kabupaten Kepulauan Talaud menarik untuk disimak. Sebab, pertarungan partai-partai dalam memperebutkan kursi pimpinan DPRD Talaud sangat alot.

Menariknya, informasi didapat POSKO MANADO, kabarnya, untuk periode 2024-2029, Partai Demokrat merebut kursi Ketua DPRD Talaud yang di periode sebelumnya dipegang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dimana, hingga Senin (19/02/2024) malam ini, sekira pukul 19.30 WITA, partai berlambang mercy tersebut mendapatkan enam kursi di parlemen.

Baca juga:

ET Kembali Lagi ke Parlemen

“Demokrat memiliki peluang besar merebut Ketua DPRD Talaud dari PDIP. Sebab, dari perhitungan sementara ini yang berlangsung, Demokrat bisa mendapat enam kursi (di DPRD). Dimana, tiap dapil meraih dua kursi. Sedangkan PDIP kemungkinan hanya lima kursi,” ujar sumber resmi saat menghubungi POSKO MANADO.

Dibeberkan, untuk suara Demokrat sendiri, di Dapil I sekira 4.128 suara; Dapil II 3.835 suara; dan Dapil III 3.910 suara.

“Untuk Dapil I, semua suara dari TPS sudah masuk. Dapil II masih ada empat TPS belum masuk dan Dapil III masih lima TPS belum masuk. Tapi, kalau hitung-hitungan secara kasar, Demokrat (bisa) meraih enam kursi,” tutup sumber.

Engelbertus Tatibi

Terpisah, Wakil Ketua DPD Demokrat Sulut Engelbertus Tatibi (ET) saat dikonfirmasi, mengaku tidak jumawa dengan informasi tersebut. Ia malah mengatakan, pihaknya masih mengawal rekapitulasi suara.

“Pastinya kami tidak jumawa dengan informasi tersebut (Demokrat yang dikabarkan raih enam kursi dan merebut posisi Ketua DPRD Talaud). Yang pasti, kami terus mengawal rekapitulasi suara,” kata pria yang diusung Demokrat di Dapil Talaud I dengan nomor urut satu ini.

ET juga meminta kepada tim, untuk tetap berkolaborasi dengan masyarakat dalam mengawal dan memantau hasil penghitungan suara Pemilu 2024.

“Kita jangan sampai terlena. Kita harus terus melakukan pengawalan dengan ketat sampai diumumkan oleh KPU. Yang pasti, kita akan terus mengawal sehingga tidak ada satupun coblosan masyarakat yang tidak dihitung atau dicurangi,” tutupnya.(ian)