Diduga Ada Peran Oknum Pejabat Tinggi di Pengadaan Desinfektan C-19 di Seluruh Desa se-Talaud

Kajari: Kita masih meminta keterangan

POSKO, MANADO-Ada hal menarik dari pengadaan desinfektan di seluruh desa se-Kabupaten Kepulauan Talaud, yang bersumber dari dana desa (Dandes) tahun anggaran (TA) 2020.

Informasi didapat POSKO MANADO, pengadaan cairan untuk penanganan C-19 yang diduga bermasalah tersebut, ada peran dari oknum pejabat tinggi di Pemkab Talaud.

Baca juga:

Dugaan Pengadaan Desinfektan C-19 Bersumber Dandes se-Talaud Menguat

“Ada (dugaan) peran dari oknum pejabat tinggi Pemkab Talaud di pengadaan desinfektan di seluruh desa,” kata sumber resmi dan meminta namanya tak disebut.

Diungkapkan, oknum pejabat tersebut mengarahkan agar tiap desa membeli satu galon desinfektan ukuran 25 liter.

“Harga satu galon (desinfektan ukuran 25 liter), itu dipatok Rp 2,5 juta,” tutup sumber.

Terpisah, dalam konferensi pers di Kantor Kejari Talaud, Sabtu (22/07/2023), Kajari Bambang Supriyanto mengungkapkan, pihaknya masih menyelidiki dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dalam pengadaan desinfektan bersumber dari Dandes seluruh desa se-Talaud.

Baca juga:

Pengadaan Desinfektan 2020 di Talaud Diduga Bermasalah

Selain itu, pihaknya juga sementara meminta keterangan dari beberapa pejabat yang disinyalir mengetahui masalah dalam pengadaan desinfektan tersebut.

“Sampai hari ini (pemeriksaan) masih berlangsung. Kita masih meminta keterangan dari beberapa pejabat yang menurut kita mengetahui masalah pengadaan desinfektan C-19 (dari seluruh desa di Talaud) tahun 2020 ini,” kuncinya.(ian)