Diduga, Kakek Tiri di Akas Talaud Cabuli Anak dari Kelas III hingga V

Yang Ibu Korban Hitung Sudah Belasan Kali

POSKO, MANADO-Sungguh memiriskan kejadian yang menimpa Bunga (12/nama samaran). Pasalnya anak bawah umur ini, diduga dicabuli ST (65), warga Desa Akas, Kecamatan Kabaruan, Kabupaten Kepulauan Talaud, yang merupakan kakek tiri korban dan eks kades.

Menurut Ibu WL, ibu kandung korban, anaknya diduga mendapat perlakuan tak senonoh tersebut sejak kelas III, kelas IV dan kelas V tingkat SD.

Baca juga:

Halo Polres Talaud, Ada Penanganan Laporan Cabul yang Dinilai Takada Perkembangan

“Yang saya hitung sejak buat laporan di Polres Talaud (23 Juni 2023 lalu), sudah 16 kali (anak saya diduga dicabuli). Untuk pertama kali kapan (diduga dicabuli ST), tanggalnya Bunga sudah tidak ingat. Tapi yang pasti itu dari 2020, 2021 dan 2022. Sekarang Bunga sudah kelas VI SD, jadi ST sudah tidak ‘sentuh’; karena sudah datang bulan,” tuturnya.

WL mengatakan, Bunga mengungkapkan kejadian memilukan tersebut; karena sudah tidak tahan lagi dengan perlakuan ST. Dimana, Bunga lebih dahulu mengaku kepada sala satu kerabat di Desa Akas.

“Bunga sudah tidak tahan lagi karena ST selalu bersuara kepadanya, kalau ia suka jalan kesana-kemari; akhirnya akan hamil karena selalu jalan,” katanya.

“Kemudian Bunga, ST dan ibu saya mau pergi ke kebun. Di perjalanan, Bunga tiba-tiba tidak mau pergi dan ibu saya mengatakan kepadanya, kalau sudah tidak mau ke kebun, turun saja (keluar) dari rumah dan tinggal di jalan. Saat itu juga Bunga langsung balik dan singgah di rumah sala satu kerabat untuk menanyakan kalau ada kamar kosong untuk dirinya tidur. Karena kerabat mengaku tidak ada lagi kamar kosong, Bunga langsung duduk sembari menarik-narik rambut. Saat dilarang, Bunga langsung mengaku, kalau keperawanannya direnggut oleh ST,” sambungnya sembari mengutuk dugaan perbuatan ST yang dilakukan kepada anaknya.

“ST itu ayah tiri saya, tapi teganya ia (diduga) berbuat jahat (cabul) kepada anak saya,” tutup WL.

Baca juga:

Jumat Curhat Jadi Sarana Polres Talaud Tampung Keluh Kesah dan Aspirasi Masyarakat

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Talaud IPTU Joli Bansaga saat dikonfirmasi via WhatsApp di 0852-5624-0xxx, Jumat (28/07/2023), membenarkan soal laporan dugaan cabul oleh ST tersebut. “Betul ada laporan. On proses,” katanya.(ian)