Ini Penjelasan Eks Sekretaris Dinas Dikpora Talaud Soal Dapodik

Stenly Laumba: Yang Punya Wewenang Itu Operator

POSKO, MANADO-Pasca namanya disebut-sebut diduga kuat terlibat dalam MAFIA Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Kepulauan Talaud TA 2023, khususnya dalam dugaan ‘menyulap’ data peserta seleksi di Data Pokok Pendidikan (Dapodik); eks Sekretaris Dinas Dikpora Stenly Laumba angkat suara.

Baca juga:

Eks Sekretaris Dinas Dikpora Talaud Disebut Masuk Gembong Mafia P3K

Kepada POSKO MANADO, ia menekankan, permasalahan Dapodik tidak menentukan peserta lolos Seleksi P3K. “Masalah dapodik itu, yang pertama sama sekali tidak ada hubungan dengan menentukan kelulusan dan lain-lain di P3K. Karena dapodik itu, dilakukan pengentrian sebelum calon Peserta P3K mendaftarkan diri sebagai honorer,” tekannya saat menghubungi POSKO MANADO via WhatsApp dengan nomor 081341034xxx, Sabtu (27/01/2024), sekira pukul 13.56 WITA.

Menurutnya, pengentrian data di Dapodik dilakukan oleh operator sekolah berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Sekolah (Kepsek). Usai itu, akan dikonfirmasi oleh Operator Dapodik kabupaten.

Baca juga:

Diduga 30 Ika Jadi Jaminan Honorer Siluman Lolos Seleksi P3K Talaud

“(Pengentrian Dapodik) itupun dilakukan masing-masing operator yang ada di wilayah atau sekolah, dengan dasar SK Kepsek. Itu dibuat untuk honorer yang bersangkutan diusulkan sebagai tenaga honor dengan ditetapkan SK Kepsek,” tuturnya.

“Dengan demikian, operator sekolah masing-masing atau wilayah masing-masing mengentri di data Dapodik sekolah. Kemudian Dapodik sekolah itu dikonfirmasi di Dinas Pendidikan (Dikpora) oleh operator kabupaten,” sambungnya.

Baca juga:

Ada 15 Ika, Data Dapodik di Dinas Dikpora Talaud Diduga Bisa ‘Disulap’

Laumba mengklaim, sebagai Sekretaris Dinas, ia tak bisa mencampuri pengentrian Dapodik. Sebab, katanya, itu wewenang operator.

“Untuk kapasitas saya sebagai sekretaris (Dinas Dikpora), saya tidak bisa turut campur di situ (pengentrian Dapodik). Karena yang punya wewenang itu operator kabupaten, itu yang tahu persis,” klaimnya.

Baca juga:

WOW! Polemik Seleksi P3K Talaud Merembet ke Dinas Dikpora

Menurutnya lagi, ia tak berhubungan dengan pengentrian Dapodik. Sebab, lagi-lagi ditekankan, hanya operator yang bisa.

“Sayapun hanya sekedar tahu alur (pengentrian Dapodik), tapi login pun… untuk memahami semua itu, tidak terlalu apa, tidak terlalu menguasai itu. Yang tahu persis itu operator yang sudah dibekali, sudah di kasih pelatihan. Dan sama sekali tidak berhubungan dengan saya. Karena data, user dan password pun itu dari apa… Dari operator kecamatan masing-masing. Saya tidak bisa login itu segala macam. Begitu,” klaim Laumba.

Baca juga:

WOW! Permainan MAFIA P3K di Talaud Disebut Berawal dari Dapodik

Dalam pemberitaan sebelumnya, Laumba yang saat ini menjabat Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Talaud, disebut-sebut termasuk dalam gembong MAFIA P3K. Diama ia diduga memiliki peran untuk merubah data di Dapodik. Dimana, peserta dijadikan honorer siluman agar bisa memenuhi syarat mengikuti Seleksi P3K.

“Sala satu oknum pejabat di Dinas Dikpora Talaud yang diduga termasuk gembong MAFIA P3K, itu Stenly Laumba, eks Sekretaris Dinas Dikpora yang sekarang menjabat Sekretaris di Dinas PUTR. Ia (dugaan) berperan ‘menyulap’ data peserta di Dapodik, agar bisa memenuhi syarat mengikuti Seleksi P3K,” tutur sumber kepada POSKO MANADO, Jumat (26/01/2024).(ian)