Ketua Pansel Disebut Paling Tau Soal Permainan MAFIA P3K di Talaud

Tiolong Katakan Polemik Terjadi Akibat Persepsi Peserta Sendiri soal Nilai CAT Penentu

POSKO, MANADO-Dugaan adanya permainan MAFIA dalam Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Kepulauan Talaud yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKSDM) Talaud medio 2023; mulai mengerucut.

Baca juga:

WOW! Diduga Ada Oknum-oknum Pejabat Talaud Masuk Gerombolan MAFIA P3K

Tak tanggung-tanggung, sumber resmi POSKO MANADO menyebut, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) P3K Talaud TA 2023 Frenki Tiolong yang paling tau soal dugaan permainan MAFIA ini.

“Ketua Pansel P3K (Tiolong) paling tau (dugaan) permainan MAFIA dalam seleksi P3K. Di tau itu. Karena yang menentukan lolos tidaknya peserta seleksi itu Pansel,” sebut sumber kepada POSKO MANADO, Senin (22/01/2023) malam.

Diutarakan, polemik hasil seleksi P3K ini tak akan terjadi jika pansel bekerja sesuai petunjuk teknis dan tidak ada dugaan campur tangan para MAFIA P3K.

“Pastinya jika pansel bekerja sesuai aturan dan tidak ada (dugaan) MAFIA P3K, polemik hasil seleksi ini tidak akan terjadi,” tuturnya.

Sementara itu, Tiolong saat dikonfirmasi POSKO MANADO via WhatsApp di 082187304xxx, Selasa (23/10/2024), sekira pukul 17.10 WITA, membantah soal dugaan keterlibatan MAFIA dalam seleksi P3K Talaud TA 2023.

Dikatakan, polemik ini terjadi akibat persepsi dari peserta seleksi sendiri kalau nilai Computer Assisted Test (CAT) merupakan penentuan lolos tidaknya peserta. “Jadi begini, itu (polemik hasil seleksi P3K) terjadi hanya karena persepsi (peserta) soal nilai CAT,” katanya.

Baca juga:

Diduga Ada MAFIA di Seleksi P3K Talaud

Tiolong menambahkan, pihaknya juga tidak pernah mengumumkan kalau nilai akhir CAT merupakan penentu peserta lolos seleksi. Sebab dalam seleksi P3K di Talaud, selain CAT, pansel juga melaksanakan Seleksi Kompetensi Teknis (SKT) Tambahan.

“Jadi nilai CAT itu bukan nilai akhir, karena tidak dirilis dalam pengumuman kalau kelulusan (peserta seleksi P3K) berdasarkan nilai akhir CAT.Karena Talaud melaksanakan SKT,” bebernya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, POSKO MANADO dapat informasi adanya dugaan oknum-oknum pejabat Talaud yang terlibat gerombolan MAFIA P3K.

Sumber resmi menyebut, oknum-oknum pejabat ini diduga mengendalikan Panitia Seleksi (Pansel) P3K untuk meloloskan peserta yang nilai seleksi tak memenuhi kriteria.

“Selain pihak luar, ada juga dugaan oknum-oknum pejabat yang terlibat MAFIA P3K. Mereka diduga mengendalikan Pansel P3K dalam menentukan peserta seleksi mana yang akan lolos, meski nilai tak memenuhi kriteria,” sebutnya.(Ian)