Selain Jalan Dampulis-Laluhe, Pemenang Jalan Lingkar Karatung Talaud Berbanderol Belasan Miliar Juga Disebut Sudah Diatur

Diduga Ditentukan Sebelum Pelaksanaan Tender

 

POSKO, MANADO – Dugaan kongkalikong dalam penentuan perusahaan yang memenangkan tender proyek di Kabupaten Kepulauan Talaud di 2023 ini, mulai bermunculan.

Setelah sebelumnya disebut pemenang tender Pembangunan Jalan Strategis Desa Laluhe-Dampulis di Kecamatan Nanusa, berbanderol sekira Rp 7,58 miliar sudah diatur; informasi lainnya didapat wartawan POSKO MANADO, tender proyek Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan Lingkar Karatung dengan pagu anggaran sekira Rp 17,3 miliar, bernasib sama.

Baca juga:

Ada Kabar, Pemenang Tender Jalan Laluhe-Dampulis Berbanderol 7,58 M di Talaud Diatur

Dimana, perusahaan pemenang tender diduga sudah ditentukan sebelum pelaksanaan tender.

“Selain tender proyek Jalan Laluhe-Dampulis, tender proyek Jalan Lingkar Karatung juga diduga sudah diatur. Perusahaan yang memenangkan tender, sudah ditentukan sebelum pelaksanaan tender,” ungkap sumber.

Menurut sumber, dibalik dugaan kongkalikong ini, ada Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa yang mendapat petunjuk dari sejumlah kalangan berkepentingan.

“Masih oknum-oknum kalangan berkepentingan yang sama yang mengatur perusahaan mana yang akan memenangkan tender. Pokja itu hanya mengeksekusi sesuai petunjuk yang diberikan,” tuturnya.

Baca juga:

Legislator Talaud yang Ikut Paripurna APBD-P 2022 Diduga Terima 1M per Orang

Terpisah, Kabag Barang dan Jasa (Barjas) Talaud Denny Sasea yang membawahi pelaksanaan penyelenggaraan pengadaan barang/jasa, tetap belum bisa dikonfirmasi.

Dihubungi via ponsel di 085216492xxx dan 081356676xxx, Sabtu (20/05/2023); hanya terdengar suara operator seluler yang meminta untuk meninggalkan pesan suara.

Sementara itu, sesuai http://lpse.talaudkab.go.id, Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan Lingkar Karatung dengan Kode Tender 1252665, diikuti 25 perusahaan. Dimana, proyek dari Dinas PUTR ini, tendernya dimenangkan PT KARYA ETAM BERSAMA, dengan harga kontrak sekira Rp 16,92 miliar.(ian)