Siap-siap! Manajemen RSUD Mala Talaud ‘Dibidik’ Kejaksaan

Terkait Pengadaan Obat-obatan di 2022

POSKO, MANADO-Maraknya keluhan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud terkait ketersediaan obat-obatan di RSUD Mala, langsung diseriusi Kejari Talaud.

Baca juga:

Ini Alasan Kejari Talaud Naikan Status Penanganan Dugaan KKN di Pengadaan Desinfektan Bersumber Dandes

Menurut sumber resmi POSKO MANADO, saat ini, kejaksaan sementara ‘membidik’ manajemen RSUD Mala, terkait pengadaan obat-obatan di tahun anggaran (TA) 2022.

“Pengadaan obat-obatan di RSUD Mala TA 2022 sudah ditangani Kejari Talaud,” kata sumber dan meminta agar namanya disimpan.

Dikatakan, hal ini karena anggaran untuk pengadaan obat-obatan sangat besar; tapi marak keluhan masyarakat soal stok obat di RSUD Mala yang sering kosong.

Baca juga:

UPDATE! Kasus Dugaan KKN di Pengadaan Desinfektan dari Dandes se-Talaud Naik ke Tahap Sidik

“Yang menjadi tanda tanya, anggaran pengadaan obat-obatan di RSUD Mala itu besar, tapi stok obat sering kosong. Itu kan aneh,” tutup sumber.

Terpisah, saat dikonfirmasi, Kajari Talaud melalui Kasipidsus Emnovri Pansariang membenarkan hal tersebut.

“Iya benar, kami sementara menangani pengadaan obat-obatan (TA 2022) di RSUD Mala,” ungkapnya.

Menurutnya, hal ini untuk menjawab keluhan masyarakat soal ketersediaan obat di RSUD Mala. “Masyarakat (Talaud) sudah banyak mengeluh soal ketersediaan obat, sehingga kejaksaan turun tangan,” tutur Pansariang.

Baca juga:

Guru SMA/SMK di Talaud Diduga Jadi ‘Sapi Perah’

Sementara itu, terkait status penanganan kasus, disebut masih dalam tahap penyelidikan.

“Masih penyelidikan dan surat perintah penyelidikan sudah keluar,” kunci Pansariang.(Ian)