Sidang Perkara Korupsi PSKGJ UNIMA di Yapen Lanjut Rabu Depan

Masih Tahap Pemeriksaan Saksi

POSKO, MANADO-Sidang perkara tindak pidana korupsi, Program Sarjana (S1) Kependidikan Guru Dalam Jabatan (PSKGJ) UNIMA pada Dinas Pendidikan Kabupaten Yapen, medio 2011-2016; dilanjutkan Rabu (30/07/2023) depan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jayapura.

Baca juga:

Kejaksaan ‘Buru’ Tersangka Lain di Dugaan Korupsi PSKGJ Unima di Yapen

Dikonfirmasi POSKO MANADO, Kajari Yapen Hendry Marulitua SH MH melalui Kasipidsus Petra Wonda SH membenarkan hal tersebut.

“Rabu depan (sidang perkara korupsi PSKGJ UNIMA di Yapen) tetap ada,” katanya, saat dihubungi via ponsel, Jumat (25/08/2023).

Baca juga:

Ada Kabar, Rektor UNIMA Pekan Depan Jadi Saksi di Sidang Dugaan Korupsi PSKGJ Yapen

Diungkapkan, untuk agenda sidang masih dalam tahap pemeriksaan saksi. “Agenda sidang pemeriksaan saksi,” tutup Wonda.

Diketahui, sebelum bergulir di Pengadilan Tipikor, perkara korupsi ini ditangani Kejari Yapen. Dengan kerugian negara sesuai hasil audit BPKP sekira Rp 6.074.711.300.

Baca juga:

Ratusan Guru Yapen Jadi Korban PSKGJ UNIMA

Kemudian, sesuai berkas perkara nomor 14,15,16/Pid.Sus-TPK/2023/PN Jap ada tiga terdakwa; yakni Prof Dr MJW selaku Direktur Eksekutif Program di UNIMA, RTA selaku eks Kepala Dinas Pendidikan Yapen (2013-2016) dan JR selaku Bendahara Kegiatan.(ian)