Tercium Dugaan Permainan Uang di Hasil Seleksi P3K Talaud

Guru-guru Berprestasi Jadi Korban

Keluhan perwakilan peserta P3K Kabupaten Talaud TA 2023 di Facebook tapi diduga digugurkan akibat ‘permainan’ MAFIA P3K dengan dalih SKT Tambahan. Padahal mereka mendapatkan nilai tinggi saat pelaksanaan CAT lalu.

POSKO, MANADO-Hal menarik kembali di dapat POSKO MANADO dari Polemik Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kabupaten Kepulauan Talaud TA 2023, yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Talaud.

Baca juga:

Dugan Kongkalikong Menguat, Pansel P3K Talaud Tegaskan Tidak Ada Campur Tangan Mafia

Dimana, dibeberkan sumber resmi POSKO MANADO, tercium dugaan permainan uang di seleksi P3K.

“Ada dugaan, permainan uang dalam Seleksi P3K Talaud. Dimana, agar peserta bisa lolos seleksi, harus menyetor sejumlah uang kepada MAFIA P3K,” bebernya dan meminta agar namanya tak disebut.

Dikatakan, dari penilaian peserta oleh Panitia Seleksi (Pansel) yang seharusnya didasari pada keadilan dan transparansi; diduga berubah berdasarkan setoran uang.

“Penilaian Pansel harusnya objektif. Seperti guru yang sudah mengabdi bertahun-tahun, itu harusnya bisa lolos seleksi. Tapi karena diduga tak bisa menyetor sejumlah uang ke MAFIA P3K, jadi tak lolos seleksi,” katanya.

Lanjut sumber, yang menjadi korban adalah guru-guru berprestasi. Meski nilai ujian Computer Assisted Test (CAT) sangat tinggi, tapi tak lolos karena diduga nilai mereka dikurangi saat penilaian Seleksi Kompetensi Teknis (SKT) Tambahan oleh Pansel.

Baca juga:

Ternyata Penilaian SKT di Seleksi P3K Berdasarkan Keputusan Pansel

“Banyak guru-guru berprestasi yang nilai CAT tinggi, tak lolos seleksi. Sebab nilainya dikurangi saat SKT Tambahan oleh Pansel. Anehnya, yang mendapatkan nilai rendah saat CAT, diduga itu mendapat nilai tinggi saat SKT Tambahan dan lolos seleksi,” ujarnya.

Frenki Tiolong, Ketua Pansel P3K Talaud TA 2023.

Terpisah, Ketua Pansel Frenki Tiolong saat dikonfirmasi via WhatsApp di 082187304xxx, membantah. Dikatakan, dugaan permainan uang di hasil Seleksi P3K Talaud hanya sebatas isu saja.

Baca juga:

Ketua Pansel Seleksi P3K Talaud Akui Pelaksanaan SKT Biang Masalah

 

“Itu hanya cerita oknum, seperti itu. Isu (dugaan permainan uang) itu sudah beredar jauh sebelum pelaksanaan (seleksi P3K), lebih mencuat saat selesai pelaksanaan. Isu ini dibangun setiap penerimaan. Banyak oknum (tak bertanggungjawab) menggunakan kesempatan itu, sering terjadi,” tutupnya.(ian)