UPDATE! Kasus Dugaan KKN di Pengadaan Desinfektan dari Dandes se-Talaud Naik ke Tahap Sidik

POSKO, MANADO-Tahapan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam Pengadaan Cairan Desinfektan untuk Penanggulangan Covid-19 (C-19), bersumber dari Dana Desa (Dandes) seluruh Desa se-Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun Anggaran (TA) 2020, sudah naik tingkat.

Baca juga:

Diduga Ada Kerugian Ratusan Juta di Pengadaan Desinfektan Bersumber dari Dandes se-Talaud

Menurut sumber resmi POSKO MANADO, Kejari Talaud saat ini sudah menaikan penanganan kasus menjadi tahap sidik, dari sebelumnya berstatus penyelidikan.

“Kejari Talaud sudah menaikan tahapan penanganan Kasus Dugaan KKN Pengadaan Desinfektan dari Penyelidikan ke Sidik,” ungkap sumber resmi saat menghubungi wartawan media ini Minggu (13/08/2023).

Terpisah, Kejari Talaud melalui Kasi Intel Hasbullah Hasyim saat dikonfirmasi, membenarkan hal tersebut.

Baca juga:

Ada Kabar, Inspektorat Sudah Diminta Mengaudit Pengadaan Desinfektan Menggunakan Dandes se-Talaud

“Ia, ia. Benar (penanganan kasus sudah naik ke tahap sidik),” katanya saat dihubungi via WhatsApp.

Meski begitu, ia mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih lengkap.

“Saya masih berada di Manado ini, nanti saat sudah balik ke kantor (Kejari Talaud) saja,” pungkasnya.

Sementara itu, dari pemberitaan sebelumnya, informasi didapat, pengadaan cairan untuk penanganan C-19 yang diduga bermasalah tersebut, ada peran dari oknum pejabat tinggi di Pemkab Talaud. Dimana, oknum tersebut mengarahkan agar tiap desa membeli satu galon desinfektan ukuran 25 liter.

Baca juga:

Diduga Ada Markup di Pengadaan Desinfektan Menggunakan Dandes di Talaud

“Oknum pejabat tinggi di Pemkab Talaud mengarahkan setiap desa untuk membeli desinfektan satu galon (ukuran 25 liter), dengan harga yang dipatok Rp 2,5 juta,” ungkap sumber lainnya.

Kemudian, dalam konferensi pers di Kantor Kejari Talaud, Sabtu (22/07/2023), Kajari Bambang Supriyanto mengungkapkan, pihaknya sementara meminta keterangan dari beberapa pejabat yang disinyalir mengetahui masalah dalam pengadaan desinfektan tersebut.

Baca juga:

Diduga Ada Peran Oknum Pejabat Tinggi di Pengadaan Desinfektan C-19 di Seluruh Desa se-Talaud

“Kita masih meminta keterangan dari beberapa pejabat yang menurut kita mengetahui masalah pengadaan desinfektan C-19 (dari seluruh desa di Talaud) tahun 2020 ini,” kuncinya.(ian)