AIRMADIDI, poskomanado.co.id – Tim Jurnalis Bitung mengukir prestasi dalam Turnamen Mini Soccer Piala Joune Ganda yang dihelat di Airmadidi, Minahasa Utara. Dari 10 peserta yang ambil bagian, Jurnalis Bitung finish di peringkat keempat.
Turnamen Mini Soccer Piala Joune Ganda dilaksanakan di Lapangan Inspire, Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi, Minahasa Utara. Turnamen berlangsung selama dua hari selang 12-13 September 2026. Tim yang menjadi peserta pada iven ini berisi pemain yang berprofesi sebagai wartawan.
Jurnalis Bitung sejatinya tidak punya target tertentu dalam turnamen ini. Mereka ambil bagian karena sekedar memenuhi undangan sekaligus meramaikan kegiatan. Hal ini sebagaimana penuturan Ilke Lumempouw selaku Manajer Tim Jurnalis Bitung.
“Kita tidak punya target selain ikut meramaikan dan menghormati undangan yang diterima. Tapi ternyata hasilnya di luar dugaan,” ujarnya saat ditemui usai seremoni penutupan turnamen.
Dalam perjalanannya, Jurnalis Bitung sukses melaju hingga ke babak semifinal sebelum dihentikan Tim Jurnalis Polres Kotamobagu (JPK). Anak-anak Bitung harus mengakui keunggulan tim lawan dengan skor tipis 1-2. JPK sendiri akhirnya keluar sebagai pemenang setelah di final sukses mengatasi perlawan Jurnalis Sangihe dengan skor akhir 3-1.
Sangihe sebelumnya sempat bermain imbang 0-0 dengan Bitung di putaran pertama. Dua tim inilah yang sukses melaju ke babak berikutnya setelah tampil sebagai juara dan runner up grup A. Adapun di pertandingan perebutan peringkat ketiga, Jurnalis Bitung yang menurunkan starter lapis kedua harus mengakui keunggulan TVRI Manado yang tampil full team.
“Tidak apa-apa, capaian ini di luar ekspektasi kita. Dari awalnya underdog tapi bisa finish di peringkat empat, itu jadi prestasi tersendiri,” tukas Ilke Lumempouw.
Kapten Tim Jurnalis Bitung Paulus Marinu menyatakan hal yang sama. Paulus menganggap keberhasilan tim melaju hingga ke babak empat besar merupakan suatu prestasi. Terlebih persiapan tim sebelum turnamen terbilang sangat singkat.
“Justru ini jadi pengalaman dan motivasi. Di kesempatan berikut kita harus lebih baik dalam mempersiapkan tim agar hasil akhirnya juga lebih baik,” katanya.
Paulus mengakui komposisi tim yang diisi mayoritas pemain veteran jadi salah satu kendala. Meski memiliki skuad sarat pengalaman semisal Joy Watania dan Steven Tumuyu yang sama-sama eks wonderkid Sulawesi Utara, namun aspek fisik tak bisa dipungkiri mengganggu performa tim secara keseluruhan.(bds)






