Ordik Rompah: Jefry Kaseger dan Abraham Kobi, Tanya Saja ke Mereka
MANADO, poskomanado.co.id–Polemik gagal lelang Proyek Bencana Alam di Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun Anggaran (TA) 2025, menarik disimak.
Dimana, eks Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Talaud Ordik Rompah menyebut, yang paling tahu soal masalah gagal lelang proyek berbanderol sekira Rp 22,6 miliar tersebut; yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom). Sebab proyek itu dimasukan dalam E-Katalog, platform belanja daring resmi pemerintah.
“Bagus (konfirmasi) ke PPKom. Karena E-Katalog kewenangannya,” sebutnya saat dikonfirmasi via WhatsApp di 0812-4368-1xxx, Kamis (11/12/2025), sekira pukul 11.09 WITA.
Ditanya siapa yang memegang jabatan PPKom, dikatakan ada dua orang. Yakni Jefri Kaseger dan Abraham Kobi.
“Ada dua (PPKom di Proyek Bencana Alam Talaud TA 2025), Jefry Kaseger dan Abraham Kobi, tanya saja ke mereka berdua. E-Katalog kan semua mereka,” katanya.
Sementara itu, Jefri Kaseger saat dihubungi via WhatsApp di 085240260xxx untuk konfirmasi, Jumat (12/12/2025), sekira pukul 12.56 WITA, 12.57 WITA dan 12.58 WITA, tak direspon. Begitu juga via pesan sekira pukul 13.00 WITA, hingga berita ini tayang tak dibalas.
Terpisah, Abraham Kobi dihubungi via WhatsApp di 081244905xxx sekira pukul 13.01 WITA, 13.02 WITA dan 13.03 WITA, awalnya belum merespon. Kemudian konfirmasi via pesan sekira pukul 13.04 WITA, dibalas sekira pukul 13.19 WITA dengan dokumen soal Permohonan Pengunduran Diri sebagai PPKom kepada Bupati Kepulauan Talaud.
Dihubungi via WhatsApp di 13.23 WITA, Abraham mengatakan ia sudah mengundurkan diri dan tidak lanjut lagi sebagai sala satu PPKom dari Proyek Bencana Alam tersebut.
“Sudah, itu sudah ada legal opinion. Saya juga sudah mengundurkan diri (sebagai PPKom). Sudah habis. Sudah tidak ada lanjut,” ujarnya.(ian)










