Penyerahan bantuan ke Jemaat Bethesda Lowian dilakukan secara simbolis
MINSEL, Poskomanado.co.id – Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt. Dr. Adolf K. Wenas, M.Th, bersma para sahabat menyalurkan bantuan dana sebesar Rp50 juta untuk mendukung pembangunan Gedung Gereja GMIM Bethesda Lowian, Wilayah Tompaso Baru, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan.
Bantuan tersebut diserahkan pada Minggu (4/1/2026) dan diperuntukkan khusus bagi penyelesaian fasilitas gereja, terutama pemasangan ubin keramik, menjelang rencana peresmian gereja pada 26 Februari 2026.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Pdt. Adolf Wenas bersama istri, didampingi Pdt. Ricky Tafuama, S.Th, MA, dan diterima langsung oleh Ketua BPMJ Zaitun Lowian, Pdt. Christin Aling, M.Th, di hadapan jemaat GMIM Bethesda Lowian.
Dalam penyampaiannya, Pdt. Adolf Wenas menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan dalam pelayanan gereja.
“Ini adalah bentuk kebersamaan sebagai satu tubuh Kristus. Kita dipanggil untuk saling menopang agar pekerjaan Tuhan tidak terhambat. Kiranya bantuan ini dapat mempercepat penyelesaian pembangunan sehingga jemaat dapat beribadah dengan nyaman saat peresmian nanti,” ujar Ketua Sinode GMIM.
Sementara itu, Pdt. Ricky Tafuama menyampaikan bahwa bantuan tersebut juga merupakan bentuk solidaritas para sahabat Ketua Sinode terhadap pelayanan jemaat.
“Kami hadir sebagai sahabat untuk memberi dukungan nyata bagi pelayanan di GMIM Bethesda Lowian. Ini wujud tanggung jawab iman dan semangat gotong royong dalam membangun rumah Tuhan,” ungkapnya.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung khidmat dan turut dihadiri sejumlah pimpinan wilayah dan pendeta, di antaranya Ketua BPMW Tompaso Baru II Pdt. Donny Taliwuna, M.Th, Ketua BPMW Ranoyapo Pdt. Resby Tampemawa, M.Th, serta Pendeta Jemaat GMIM Zaitun Lowian Pdt. Indria Pricillia Tumbelaka, S.Si.Teol, bersama pelayan khusus dan jemaat setempat.
GMIM Bethesda Lowian sendiri merupakan jemaat pemekaran dari GMIM Zaitun Lowian yang saat ini tengah mematangkan kesiapan fisik dan administratif menjelang peresmian gereja.(***)







