Tertipu! Komplotan Rampok di Belang Gasak Kaleng Dikira Sianida, Ternyata Jagung, 5 Pelaku Ditembak Polisi

MITRA, Poskomanado.co.id – Aksi pencurian disertai kekerasan di Desa Belang, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), berakhir apes.

Kaleng yang dikira berisi sianida (CN), bahan kimia yang biasa digunakan dalam pertambangan emas, ternyata hanya berisi jagung untuk pakan ayam.

Tim Resmob Polres Mitra menangkap lima dari enam orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, didampingi Kasat Reskrim Iptu Tengku Said Hafiz dan Kasi Humas Ipda Valentine Lakidong, mengungkapkan kasus ini dalam konferensi pers, Selasa (20/10/2026).

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/10/2026). Para pelaku diduga mengincar kaleng yang mereka sangka berisi sianida. Namun, barang yang menjadi sasaran mereka ternyata hanya berisi jagung.

Meski salah sasaran, aksi yang diduga dilakukan para pelaku tetap berujung pada proses hukum karena disertai kekerasan.

Polisi mengidentifikasi lima tersangka masing-masing SU alias Fian, MFS alias Vin, VCR alias Ipi, NFL alias Leon, dan LAR alias Dam.

Tim Resmob menangkap kelima tersangka di sejumlah lokasi berbeda. Pihak kepolisian juga membeberkan, beberapa di antaranya merupakan residivis.

Dalam proses pengembangan penyelidikan, kelima tersangka disebut berusaha melarikan diri sehingga petugas memberikan tindakan tegas terukur.

Dari pengungkapan kasus ini, petugas menyita sejumlah barang bukti, yakni satu unit Toyota Avanza, kaleng bertuliskan CN, senapan angin rakitan jenis PCP, senjata tajam, serta jaket dan topeng yang diduga digunakan saat beraksi.

Barang bukti tersebut kini diamankan di Mapolres Mitra untuk kepentingan penyidikan. Polisi masih mendalami peran masing-masing tersangka dalam aksi tersebut.

Kapolres AKBP Handoko Sanjaya menegaskan, satu orang yang diduga terlibat masih diburu petugas. Ia meminta pelaku tersebut segera menyerahkan diri.

“Kelima pelaku yang berusaha melarikan diri berhasil kami amankan di beberapa tempat terpisah. Saat ini satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas dan kami imbau untuk segera menyerahkan diri,” ujar Handoko.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor ke kantor polisi terdekat apabila mengetahui atau menemukan tindak kriminal.

Hingga kini, penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk keterlibatan masing-masing tersangka, sembari memburu satu orang yang belum tertangkap.(lon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *