KPU Bitung Gelar Rakor Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

BITUNG, poskomanado.co.id – KPU Bitung menggelar rapat koordinasi dalam rangka persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kegiatan ini dilaksanakan siang tadi di Aula Kantor KPU Bitung, Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari.

Rakor tersebut menghadirkan narasumber dari Pemkot Bitung dan Kejari Bitung. Dari Pemkot Bitung diwakili oleh Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Christian Wurangian, dan dari Kejari Bitung hadir Kepala Sub Seksi II Bidang Intelijen Yulio Yosua.

Sementara untuk peserta, KPU Bitung mengundang perwakilan masing-masing parpol, pimpinan Bawaslu Bitung, serta para Camat dan Lurah.

“Rakor ini kita laksanakan dalam rangka mematangkan tahapan pemutakhiran data pemilih untuk Pemilu 2029 nanti. Ini penting karena hampir setiap saat terjadi perubahan data penduduk, sehingga semua pihak yang terkait harus bisa mencermatinya,” tutur Deslie Sumampouw selalu Ketua KPU Bitung dalam sambutannya.

Deslie turut menyentil soal pemberian kewarganegaraan Indonesia bagi 133 warga stateless keturunan Filipina baru-baru ini. Ia mengakui KPU Bitung tengah mencermati hal tersebut mengingat punya kaitan erat dengan pemutakhiran data pemilih untuk pemilu mendatang.

“PDPB ini dilaksanakan tak cuma menjelang pemungutan suara untuk pemilu. Setiap saat bisa dilakukan terutama ketika terjadi perubahan data kependudukan. Nah, baru-baru ini ada 133 warga stateless yang diberi kewarganegaraan Indonesia, sehingga mau tidak mau kami harus mencermatinya. Kami perlu memastikan hal itu dalam rangka menjalankan tugas kami memelihara data pemilih,” terangnya.

Hal serupa disampaikan Frangky Takasihaeng selaku Komisioner KPU Bitung yang membawahi Divisi Perencanaan, Data dan Informasi. Ia berharap rakor dimaksud dapat membangun pemahaman yang sama dari seluruh stakeholder pemilu, untuk kemudian menghasilkan data pemilih yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Dan tentunya harapan kami bisa menghasilkan data pemilih yang akurat, valid dan komprehensif. Apalagi dalam pelaksanaannya kami terus diawasi oleh Bawaslu dan juga kejaksaan,” tukasnya.(bds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *