MANADO, Poskomanado.co.id – Untuk terakhir kalinya sebagai Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Harry Langie berdiri di tengah Lapangan Presisi Mapolda Sulut, Selasa (1/9/2026) pagi.
Ia memimpin apel pagi yang diikuti Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut, Kapolresta Manado, para Kapolres jajaran serta seluruh personel.
Apel tersebut menjadi penutup masa tugas Roycke sebagai Kapolda Sulut sebelum menjalankan amanah baru sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri).
Di hadapan jajaran, Roycke menyebut masa tugasnya di Sulawesi Utara berlangsung selama 1 tahun 11 bulan 5 hari.
“Kalau dilihat dari kurikulum hari, saya mungkin apel pagi terakhir dengan teman-teman semua di sini. Terhitung secara kurikulum, saya bertugas 1 tahun 11 bulan 5 hari,” ujar Roycke.
Sebelum menyampaikan pesan perpisahan, Roycke memberikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-78 Polisi Wanita (Polwan), yang diperingati pada 1 September.
Dalam arahannya, Roycke menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah mendukung pelaksanaan tugas selama dirinya memimpin Polda Sulut.
Ia menegaskan bahwa berbagai capaian institusi dan terjaganya keamanan serta ketertiban masyarakat merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran.
Roycke kemudian merangkum perjalanan tersebut dalam tiga hal: bekerja, berjuang dan bercita-cita bersama.
“Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh anggota. Karena melalui kebersamaan, ada tiga hal yang perlu kita maknai, kita telah bekerja bersama, kita telah berjuang bersama, dan kita telah bercita-cita bersama,” tuturnya.
Ia meminta jajaran tetap mempertahankan kekompakan dan silaturahmi dalam menjalankan tugas.
“Tetap jaga kebersamaan, tetap jaga kekompakan. Tidak ada kesuksesan tanpa kebersamaan dan silaturahmi,” tegasnya.
Roycke juga mengingatkan personel untuk menjaga harga diri dan martabat Polri serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Mari kita pertahankan harga diri dan martabat institusi, serta terus memberikan yang terbaik untuk kemajuan Polri,” katanya.
Pesan tersebut menjadi bagian dari arahan terakhir Roycke sebelum meninggalkan Polda Sulut untuk mengemban tugas di tingkat Mabes Polri.
Menutup arahannya, Roycke menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar Polda Sulut apabila selama memimpin terdapat kesalahan maupun kekurangan.
Ia juga meminta doa restu agar dapat menjalankan tugas barunya dengan baik.
Roycke berharap seluruh personel Polda Sulut senantiasa mendapat perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa dalam menjalankan tugas dan pengabdian.
Apel pagi itu menandai berakhirnya masa tugas Irjen Pol Roycke Harry Langie sebagai Kapolda Sulut.
Selanjutnya, ia akan menjalankan tugas sebagai Astamaops Kapolri, membawa pengalaman hampir dua tahun memimpin Polda Sulut ke amanah barunya di Mabes Polri.
Sebuah babak pengabdian di Sulawesi Utara berakhir. Babak berikutnya dimulai di tingkat nasional.(***)






