BITUNG, poskomanado.co.id – Anggaran belanja Pemkot Bitung mengalami penambahan Rp 40,4 miliar untuk sisa tahun 2026 ini. Sejumlah rencana pembiayaan pun sudah disiapkan, diantaranya gaji untuk kepala lingkungan alias pala, serta pemberian dana duka bagi masyarakat.
Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Bitung Rudy Theno, Rabu (26/8/2026) sore tadi di Kantor DPRD Bitung. Rudy awalnya menjelaskan penambahan anggaran belanja berkaitan dengan turunnya Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.
“Kita baru saja menerima DBH sebesar Rp 8,5 miliar dari pusat. Dan itu nantinya akan kita gunakan untuk membiayai sejumlah kegiatan, terlebih jika PAD kita tidak capai target,” ujarnya.
Rudy menyebut penambahan anggaran Rp 40 miliar lebih untuk kegiatan belanja patut disyukuri. Pasalnya situasi ini terjadi di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi seluruh pemerintah daerah di Indonesia. Karena itu, ia memastikan penambahan dimaksud akan dimanfaatkan seefisien mungkin.
“Yang pasti untuk kegiatan rutin seperti yang sudah tertata di APBD induk. Ada yang untuk peningkatan infrastruktur, pemberian dana hibah, serta bantuan sosial bagi masyarakat,” terangnya.
Saat ditanya soal alokasi gaji untuk Pala, Rudy pun langsung membenarkannya. Ia menegaskan penambahan anggaran untuk kegiatan belanja sudah mengakomodir pembiayaan tersebut. Bahkan program dana duka bagi masyarakat yang sempat terhenti akan dilanjutkan kembali.
“Itu sudah pasti, gaji pala dan pemberian dana duka juga akan diatur di dalamnya. Pokoknya kita upayakan untuk mengakomodir semua pembiayaan yang prioritas,” tukasnya.
Khusus untuk gaji pala, Rudy belum menyebutkan nominalnya. Ia mengaku masih harus melihat laporan terlebih dahulu. Hanya saja, dari bocoran yang diterima gaji untuk pala direncanakan sebesar Rp 1.250.000 per bulannya. Angka itu dianggap pas dan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
Sebelumnya, awal pekan ini DPRD Bitung telah menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan 2026. Penyampaian itu dilakukan langsung oleh Walikota Hengky Honandar. Dan sebagai tindak lanjutnya, saat ini Pemkot dan DPRD Bitung tengah melakukan pembahasan lebih lanjut.
Nah, dari penyampaian itulah terungkap anggaran untuk kegiatan belanja Pemkot Bitung mengalami penambahan sebesar Rp 40,4 miliar. Penambahan ini sementara dibahas bersama dengan DPRD Bitung, untuk nantinya ditetapkan ke dalam APBD Perubahan 2026.
Adapun rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 terdiri dari item pendapatan, belanja dan pembiayaan. Berikut rinciannya:
1. PENDAPATAN DAERAH
● Sebelum perubahan: Rp 689.611.159.750.00
● Sesudah perubahan: Rp 723.588.727.887,00
● Bertambah sebesar Rp 33.977.568.137,002
2. BELANJA DAERAH
● Sebelum perubahan: Rp 674.097.287.400,00
● Sesudah perubahan: Rp 714.557.677.602,55
● Bertambah sebesar Rp 40.460.390.202,553
3. PEMBIAYAAN DAERAH
A. Penerimaan
● Sebelum perubahan: Rp 25.585.362.602,00
● Sesudah perubahan: Rp 32.068.184.667,55
● Bertambah sebesar Rp 6.482.822.065,55
B. Pengeluaran
● Rp 41.099.234.952,00 (tetap)
(bds)







