Towoliu: Konflik Kepentingan Akar Korupsi
MANADO, poskomanado.co.id–Dugaan adanya KONFLIK KEPENTINGAN (CONFLICT OF INTEREST) di proyek Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulut dengan PPK Alpius Amisan membuat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anti Korupsi Masyarakat Jejaring Koruptor Sulut (MJKS) angkat suara.

Dikatakan Ketua MJKS Stenly Towoliu, konflik kepentingan sangat merugikan masyarakat. Dimana, oknum yang memiliki wewenang atau jabatan memiliki kepentingan pribadi yang bisa menguntungkan diri sendiri atau orang lain, sehingga memengaruhi netralitas keputusan.
“Konflik kepentingan merupakan sala satu akar dari korupsi. Sehingga, adanya dugaan konflik kepentingan di proyek BPJN Sulut dengan PPK Alpius Amisan, harus segera dievaluasi,” katanya, Rabu (11/02/2026).
Diungkapkan, dugaan konflik kepentingan PPK Alpius Amisan dengan kerabatnya yang selalu jadi subkontraktor, sudah jadi rahasia umum.
“Seyogjanya, Kepala BPJN seharusnya mengambil tindakan agar dugaan praktik-praktik seperti ini tidak terjadi. Sehingga pembangunan di Sulut makin lebih baik lagi,” ungkap Towoliu.
Sementara itu, Kepala BPJN Sulut Handiyana hingga berita ini tayang belum terkonfirmasi. Dihubungi via whatsApp di 0812-2310-xxx sekira pukul 11.48 WITA, 11.49 WITA dan 11.50 WITA tak merespon. Begitu juga via pesan sekira 11.52 WITA belum dibalas.
Sebelumnya, sumber resmi media ini menuturkan, dugaan tersebut sudah jadi rahasia umum terutama proyek dari BPJN Sulut yang ada di Talaud. “Dugaan kerabat PPK Alpius (Amisan) yang jadi subkontraktor terutama di proyek-proyek BPJN yang ada di Talaud sudah jadi rahasia umum. Kabarnya juga PPK Alpius akan dilaporkan ke Inspektorat dan Kepatuhan Internal Kementerian PUPR,” tutur sumber.
Sedangkan Alpius Amisan saat dikonfirmasi via WhatsApp di 0823-1166-6xxx, Senin (09/02/2026) sekira pukul 08.30 WITA, 08.31 WITA dan 08.41 WITA belum merespon. Begitu juga via pesan 08.42 WITA, belum dibalas hingga berita ini tayang.(ian)













