Dua Mantan Napi dan Enam Anak Buah YSK Diperiksa Tipidkor Polda Sulut

MANADO, Poskomanado.co.id – Penyidik Subdit Tipidkor Polda Sulawesi Utara terus mengusut dugaan korupsi proyek Mekanikal, Elektrikal dan Plumbing (MEP) GMIM Mission Center.

Dalam perkembangan terbaru, sebanyak sembilan orang disebut telah menjalani pemeriksaan penyidik, Rabu (9/9/2026).

Sembilan di antaranya terdiri dari dua mantan pejabat yang pernah tersandung perkara korupsi dan enam pejabat aktif di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta satu orang mantan Kepala Inspektorat yang kini telah pensiun.

Sumber menyebutkan, dua mantan pejabat yang diperiksa yakni Steve Kepel, mantan Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, serta Denny Mangala, mantan Pelaksana Harian Sekprov Sulut.

Keduanya diketahui pernah menjalani hukuman dalam perkara korupsi dana hibah pemprov sulut ke Sinode GMIM.

Sementara enam pejabat aktif yang turut diperiksa masing-masing Clay Dondokambey, June Silangen, Dessy Paath (Kadis PUPR), Fransiskus Manumpil, Elvira Katuuk, dan Flora Krisen (Mantan Kabag Hukum)

Selain mereka, ada juga mantan kepala inspektorat Meiki Onibala.

Ketujuh orang tersebut disebut diperiksa oleh penyidik Unit 3 Subdit 3 Tipidkor Polda Sulut untuk dimintai keterangan terkait proyek MEP di GMIM Mission Center.

Proyek MEP GMIM Mission Center berada di bawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Utara.

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), pekerjaan tersebut tercatat memiliki nilai pagu sekitar Rp23,8 miliar dengan kode tender 14258173, bersumber dari APBD tahun 2024.

Pekerjaan MEP mencakup sejumlah sistem vital dalam bangunan. Di antaranya sistem mekanikal dan ventilasi atau HVAC, instalasi elektrikal, plumbing dan sanitasi, sistem proteksi kebakaran, tata suara hingga sistem keamanan.

Besarnya nilai proyek dan cakupan pekerjaan tersebut menjadi bagian yang tengah didalami penyidik dalam pengusutan dugaan korupsi.

Pemeriksaan terhadap mantan pejabat dan pejabat aktif Pemprov Sulut menjadi perkembangan terbaru dalam perkara tersebut.

Hingga kini, proses penyidikan masih berjalan. Pemeriksaan para pihak dilakukan penyidik untuk mendalami fakta-fakta terkait pelaksanaan proyek serta pihak-pihak yang memiliki keterkaitan dengan pekerjaan MEP GMIM Mission Center.(Lon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *