Kapolda Sulut Roycke Langie Gerak Cepat Datangi Gereja GMIM yang Terbakar, Salurkan Bantuan untuk Percepatan Pemulihan

Kapolda Sulut Irjen Pol Dr. Roycke Harry Langit saat meninjau lokasi kebakaran, dan menyerahkan bantuan.

AMURANG, Poskomanado.co.id – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie bergerak cepat meninjau lokasi kebakaran yang melanda Gedung Gereja GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Kamis (6/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polda Sulut terhadap jemaat yang terdampak musibah sekaligus implementasi semangat “Cinta GMIM.”

Kebakaran menghanguskan bangunan gereja pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.10 WITA.
Kapolda tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WITA bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut.

Turut mendampingi Bupati Minahasa Selatan Frangky Wongkar dan Kapolres Minahasa Selatan AKBP David Chandra Babega.

Rombongan disambut Ketua BPMS GMIM Pdt. Adolf Wenas bersama warga jemaat GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah.

Dalam kunjungan tersebut, Irjen Pol Roycke Langie menyerahkan bantuan materiel untuk mendukung percepatan pembangunan kembali gedung gereja yang terbakar.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk empati dan wujud nyata kepedulian terhadap jemaat. Musibah ini menjadi duka kita bersama,” kata Roycke Langie.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu panitia dan jemaat mempercepat proses perbaikan sehingga kegiatan ibadah dapat kembali berlangsung dengan nyaman.

Selain menyerahkan bantuan, Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran selama musim kemarau.

Ia meminta warga memastikan instalasi listrik di rumah maupun tempat ibadah tetap aman.

Kapolda juga mengimbau masyarakat tidak meninggalkan sumber api seperti kompor, puntung rokok, maupun aktivitas pembakaran sampah yang berpotensi memicu kebakaran.

“Mari kita bersama-sama meningkatkan kewaspadaan agar musibah serupa tidak kembali terjadi,” pesannya.

Kapolda turut menyampaikan doa dan dukungan moril kepada seluruh jemaat GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah.

Ia berharap jemaat tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan tersebut.

Roycke optimistis semangat gotong royong, solidaritas masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak akan mempercepat proses pemulihan sehingga aktivitas peribadatan dapat kembali berjalan seperti semula.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *