MANADO, Poskomanado.co.id – Puluhan personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara tampil mencuri perhatian dalam upacara Hari Juang Polri 2026 di Lapangan Prestasi Mapolda Sulut, Jumat (21/8/2026).
Di bawah komando Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.I.K., M.H., personel Ditpolairud berdiri tegap dan kompak dalam barisan.
Mereka mengenakan PDL-II Tactical Loreng Biru Air dan Udara serta PDL-II Pelaut Polair. Seragam tersebut mempertegas identitas mereka sebagai polisi yang bertugas menjaga wilayah perairan dan udara.
Kedisiplinan dan kekompakan pasukan menjadi salah satu sorotan dalam upacara yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut.
Kehadiran Kombes Pol Bayuaji bersama anggotanya juga menunjukkan pola kepemimpinan yang dekat dengan personel.
Penampilan Ditpolairud bukan sekadar seremoni. Barisan tersebut menjadi gambaran kesiapan personel menghadapi berbagai tantangan keamanan di wilayah perairan Sulawesi Utara.
Dengan wilayah laut yang luas, Sulut membutuhkan kekuatan kepolisian yang mampu bergerak cepat di kawasan pesisir maupun perairan.
Ditpolairud memiliki peran penting dalam menjaga keamanan laut, memberikan pelayanan kepada masyarakat pesisir, serta mendukung berbagai operasi kepolisian di wilayah perairan.
Kedisiplinan personel menjadi modal utama dalam menjalankan tugas tersebut.
Upacara Hari Juang Polri 2026 dipimpin langsung Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Dr. Roycke Harry Langie, S.H., M.H.
Tahun ini, peringatan Hari Juang Polri mengusung tema “Dengan Semangat Hari Juang, Polri untuk Masyarakat Menuju Indonesia.”
Dalam amanatnya, Kapolda Sulut mengajak seluruh personel mengenang sejarah perjuangan dan pengabdian Polri.
“Upacara ini menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan dan pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, melindungi masyarakat, serta memberikan dharma bakti bagi bangsa dan negara,” ujar Roycke.
Ia meminta seluruh personel meneruskan semangat para pendahulu dengan menjaga integritas dan profesionalisme.
“Peringatan Hari Juang Polri juga menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk meneruskan semangat perjuangan para pendahulu dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan pengabdian dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa tugas Polri tidak berhenti pada penegakan hukum. Polisi juga harus hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat.
“Melalui semangat Hari Juang Polri, seluruh jajaran Polda Sulawesi Utara terus berkomitmen untuk hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik bagi masyarakat,” pungkas Kapolda.
Penampilan pasukan Ditpolairud Polda Sulut dalam momentum tersebut akhirnya menjadi simbol kekuatan, disiplin, dan kesiapan polisi menjaga keamanan wilayah perairan Sulawesi Utara.
Semangat itu diharapkan terus terbawa dari lapangan upacara ke medan tugas.(***)












