Oknum ‘Jendral’ jadi Terlapor Kasus Pencemaran Nama Baik, Polres Bitung Jangan Ragu Ungkap Cyber Crime

BITUNG, poskomanado.co.id – Kasus dugaan pencemaran nama baik menyeret seorang oknum ‘jendral’ di Kota Bitung. Aparat kepolisian selaku penegak hukum diminta tidak ragu mengungkap kasus ini.

Dugaan pencemaran nama baik tersebut dilaporkan ke Polres Bitung beberapa hari lalu. Pelapornya adalah Ferry Bolung, salah satu wartawan pos liputan Bitung. Ferry sendiri telah mengonfirmasi perihal laporan yang ia buat.

“Iya betul, dilaporkan Hari Rabu tanggal 6 Mei 2026,” ujarnya via sambungan ponsel, Sabtu (9/5/2026) sore.

Berdasarkan informasi dirangkum, oknum ‘jendral’ dilaporkan terkait unggahannya di media sosial yang terkesan menyudutkan pelapor. Unggahan itu bertanggal 5 Mei 2026 di platform media sosial Facebook (selengkapnya lihat di foto,red).

Meski kini unggahan dimaksud sudah dihapus, namun hal itu tak mengurungkan niat pelapor untuk menempuh proses hukum. Alasannya, Ferry merasa martabat dan nama baiknya sudah dilecehkan lewat unggahan tersebut.

Unggahan berupa status Facebook ini mengatasnamakan akun Jendral Athoz. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, akun tersebut memiliki keterkaitan dengan seorang warga bernama Alfred ‘Atos’ Sompotan.

Kasie Humas Polres Bitung, Iptu Abdul Natip Anggai, membenarkan laporan kasus ini sudah diterima pihaknya. Natip pun memastikan laporan tersebut akan ditindaklanjuti oleh penyidik Sat Reskrim Polres Bitung.

“Iya betul, sudah diterima dan akan ditindaklanjuti. Tapi nanti saya cek lagi unit mana yang menanganinya. Yang jelas semua laporan pasti kita proses sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.

Terpisah, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bitung, Taizar Basalamah, turut angkat bicara. Taizar meminta Polres Bitung serius mengungkap laporan yang dibuat Ferry Bolung. Ia pun menyinggung kasus yang menimpa wartawan pos liputan Bitung lainnya, Sarip Umar, yang juga sudah dilaporkan ke institusi tersebut.

“Kami minta Polres Bitung memproses dan mengungkap dengan jelas kasus ini. PWI sebagai salah satu mitra Polres Bitung mendukung penuh pengungkapan kasus tersebut, termasuk kasus yang dilaporkan beberapa waktu lalu oleh teman kami yang lain,” tuturnya.

Taizar lalu menyinggung pengungkapan kasus berbau cyber crime oleh Polres Bitung. Dalam catatannya, sejauh ini belum ada kasus seperti itu yang berhasil diungkap hingga tuntas oleh lembaga tersebut. Padahal, laporan dan keluhan warga perihal cyber crime cukup marak di daerah ini.

“Bisa jadi karena belum ada kasus yang berhasil diungkap, maka kasus seperti ini sering terjadi. Orang jadi tidak takut melakukan cyberbullying misalnya, karena penegakan hukum yang ada terkesan lemah,” tandasnya.(bds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed