Selain KAWASAN MENTALITAS PANCASILA, Ada Juga MEGA PROYEK Lainnya di UNIMA yang Diduga ‘CA BERES’

Total Pagu 41,5 M, LABORATORIUM TERPADU TA 2024 KOSONG MELOMPONG

MANADO, poskomanado.co.id–Selain MEGA PROYEK PEMBANGUNAN KAWASAN MENTALITAS PANCASILA berbanderol sekira Rp 71.000.000.000,-, ada juga MEGA PROYEK lainnya di UNIVERSITAS NEGERI MANADO (UNIMA) yang diduga ‘CA BERES’. Yakni MEGA PROYEK LABORATORIUM TERPADU di Tahun Anggaran (TA) 2024, dengan total PAGU sekira Rp 41.511.444.000,-.

Informasi didapat POSKO MANADO, LABORATORIUM TERPADU UNIMA terdiri dari DUA PAKET. Yakni RENOVASI GEDUNG LABORATORIUM dengan KODE RUP 47672480 dan PAGU Rp 5.511.444.000,- dan PENGADAAN PERALATAN LABORATORIUM DAN TIK dengan KODE RUP 47672482 dan PAGU Rp 36.000.000.000,-.

“Di UNIMA ada proyek LAB (LABORATORIUM) TERPADU di (TA) 2024 dengan total pagu sekira Rp 41,5 miliar. Rinciannya renovasi (gedung) dengan pagu anggaran sekira Rp 5,5 miliar hingga pengadaan peralatan Lab dengan pagu anggaran Rp 36 miliar,” ungkap sumber resmi POSKO MANADO yang belum ingin namanya diungkap.

Dikatakan, meski telah ‘menelan’ anggaran puluhan miliar, LABORATORIUM TERPADU keberadaannya TAK JELAS. Sebab, hingga saat ini dua gedung dengan dua lantai tersebut masih kosong. Tidak ada sarana dan prasarana laboratorium.

“LAB TERPADU itu ada dua gedung. Sebelumnya gedung Prodi Pendidikan Jasmani. Tapi coba cek, sampai sekarang LAB TERPADU itu TAK JELAS karena kosong melompong. Tidak ada isi peralatan laboratorium apapun di situ. Kosong, benar-benar kosong, tidak ada isi,” tutur sumber.

Sementara itu, Rektor UNIMA Joseph Kambey saat dikonfirmasi via WhatsApp di 0811436xxx, beberapa waktu lalu membenarkan kalau LABORATORIUM TERPADU masih kosong. Sedangkan peralatan bernilai puluhan miliar tersebut tersebar di laboratorium tiap-tiap fakultas.

“Memang kami belum sempat taruh (peralatan) di LAB (LABORATORIUM TERPADU), masih di lab tiap fakultas. Karena ada lab masing-masing. Peralatan lain masih di lab situ (tiap fakultas),” katanya.

Ia beralasan tersebarnya peralatan LABORATORIUM TERPADU ke laboratorium tiap fakultas, karena keamanan tidak terjamin.

“Karena yang di lab baru itu, yang saya tau keamanannya belum terjamin. Apalagi alat-alat itu miliaran rupiah. Jadi keamanan lab itu belum terjamin. Jadi (peralatan LABORATORUM TERPADU) masih di taruh di lab masing-masing prodi,” ujarnya.(ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *