BOYAMIN SAIMAN: Kementerian Harus Lakukan EVALUASI, Termasuk PENDING
MANADO, poskomanado.co.id–Buntut adanya dua MEGA PROYEK di UNIVERSITAS NEGERI MANADO (UNIMA) yang sementara ditangani POLDA SULUT karena adanya dugaan TINDAK PIDANA KORUPSI (TIPIKOR), yakni PEMBANGUNAN PUSAT PEMBINAAN MENTALITAS PANCASILA, dengan PAGU sekira Rp 82 miliar di Tahun Anggaran (TA) 2022; dan LABORATORIUM TERPADU dengan TOTAL PAGU sekira Rp 41,5 miliar di TA 2024;
KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS DAN TEKNOLOGI (KEMDIKTISAINTEK) harus HENTIKAN dahulu MEGA PROYEK FAKULTAS KEDOKTERAN di UNIMA.
Hal ini ditegaskan Koordinator MASYARAKAT ANTI KORUPSI INDONESIA (MAKI) BOYAMIN SAIMAN saat dihubungi POSKO MANADO via sambungan WhatsApp dari 0812-1863-7xxx, Rabu (13/05/2026), sekira pukul 12.23 WITA.
“Karena ada permasalahan (penanganan kasus dugaan TIPIKOR di dua MEGA PROYEK sebelumnya oleh POLDA SULUT), kementerian (KEMDIKTISAINTEK) harus lakukan EVALUASI di UNIMA. Termasuk PENDING (HENTIKAN dahulu) MEGA PROYEK FAKULTAS KEDOKTERAN,” tegasnya.
Menurutnya, dengan KEMDIKTISAINTEK MENGHENTIKAN dahulu MEGA PROYEK FAKULTAS KEDOKTERAN hingga penanganan dugaan TIPIKOR di dua MEGA PROYEK sebelumnya di UNIMA yang ditangani POLDA SULUT tuntas; bertujuan agar proyek tersebut dapat ditangani dengan baik dan benar.
“Saya minta kepada kementrian (KEMDIKTISAINTEK) untuk pending MEGA PROYEK FAKULTAS KEDOKTERAN di UNIMA. Karena jika terus dilaksanakan diduga akan menghasilkan pekerjaan tidak benar. Ada dugaan Mark up, ada (item pekerjaan) yang diduga tidak dilaksanakan, dugaan salah spesifikasi atau permasalahan-permasalahan seperti di dua MEGA PROYEK sebelumnya,” tuturnya.
“Ditambah lagi, ada informasi beberapa oknum yang menangani dua MEGA PROYEK sebelumnya yang diduga bermasalah TIPIKOR tersebut; juga menangani MEGA PROYEK FAKUKTAS KEDOKTERAN,” sambung BOYAMIN SAIMAN.
Sementara itu, informasi didapat, MEGA PROYEK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIMA sudah dimulai tahun ini dengan PAKET PERENCANAAN TEKNIS PEMBANGUNAN FAKULTAS KEDOKTERAN dan LABORATORIUM.

Dan dari penelusuran POSKO MANADO di sirup.inaproc.id, paket perencanaan ini memiliki PAGU Rp 11.600.000.000,- yang bersumber dari APBN TA 2026; dengan METODE PEMILIHAN PENUNJUKAN LANGSUNG; jadwal PELAKSANAAN KONTRAK April sampai Juni 2026; jadwal PEMILIHAN PENYEDIA Maret sampai April 2026.(Ian)












