Polres Mitra Setengah Hati Tertibkan PETI, Roy, Feiby dan Yobel Masih Bebas Menambang Pakai Alat Berat di Soyowan

RATATOTOK – Perintah Presiden Prabowo kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk menutup Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) , tampaknya dilakukan setengah hati.

Baru-baru ini, pihak Kepolisian menutup PETI di Kebun Raya Megawati. Namun, sayangnya di lokasi lain justru para mafia tambang bebas mengeruk material menggunakan alat berat.

Informasi diterima media ini, salah satu lokasi yang masih bebas bertambang adalah PETI Soyowan. Nama Feby Adam, Roy Korea dan Yobel Lengket disebutkan.

Menurut Sumber, siang dan malam alat berat milik Feby, dan Yobel silih berganti mengeruk material mengandung emas.

“Penertiban jangan setengah hati. Lokasi di PETI yang menggunakan alat berat di Soyowan juga harus diterbitkan,” kata Sumber.

Terpisah, salah satu aktifis ternama di Sulut, Jefrey Sorongan menyoroti sikap labil Polres Mitra.

Menurut Sorongan, seharusnya Polres Mitra harus melaksanakan perintah Presiden Prabowo menutup tambang ilegal.

“Saya berharap Polres Mitra jangan tutup mata dengan lokasi PETI lainnya yang menggunalan alat berat di wilayah Mitra. Jangan hanya kebun raya Megawati,” ujar Sorongan.

Sorongan pun menegaskan, jika aksi tutup mata Polres Mitra masih terus berlanjut, dirinya akan melaporkan ke Polda Sulut. Bahkan, jika memungkinkan akan di laporkan hingga ke Mabes Polri.(redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *