Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie bersama Forkopimda serta pemerintah kabupaten Sitaro saat dilokasi bencana
SITARO, Poskomanado.co.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bergerak cepat merespons bencana alam yang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Selasa (6/1/2026) sore, Gubernur Sulut Yulius Selvanus bersama Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie serta jajaran Forkopimda Sulut bertolak menuju Pulau Siau untuk meninjau langsung kondisi di lokasi terdampak.
Rombongan pimpinan daerah berangkat dari Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado menuju Bandara Taman Bung Karno, Siau, menggunakan pesawat Susi Air.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan penanganan darurat pascabencana yang terjadi pada Senin (5/1/2026) berjalan optimal dan tepat sasaran.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah, disertai percepatan pemulihan akses di wilayah terdampak.
“Tujuan kami ke Siau adalah memastikan seluruh proses penanganan bencana berjalan dengan baik. Pemprov Sulut telah menyalurkan bantuan logistik, obat-obatan, serta menambah personel di lapangan. Peralatan berat juga sudah disiagakan untuk membersihkan material longsoran agar akses mobilitas warga kembali normal,” ujar Gubernur.
Berdasarkan data sementara, tercatat 14 orang menjadi korban akibat bencana tersebut. Sementara 4 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Di lokasi yang sama, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie menyatakan, Polri telah mengerahkan ratusan personel untuk mendukung masa tanggap darurat.
“Kami menerjunkan personel dari Brimob, Sabhara, hingga tim medis Dokkes Polda Sulut. Fokus kami pada operasi pencarian dan penyelamatan korban yang masih hilang di bawah koordinasi Basarnas,” tegas Kapolda.
Selain operasi SAR, Polri juga melakukan pengamanan lokasi bencana dan aset warga guna mencegah tindak kriminalitas, serta mendirikan dapur umum dan posko kesehatan bagi masyarakat yang mengungsi.
“Kami pastikan Polri hadir di tengah masyarakat. Personel akan tetap berada di lokasi sampai situasi benar-benar kondusif dan seluruh korban ditemukan,” lanjut Irjen Pol Roycke.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih bekerja intensif di lokasi bencana. Kondisi cuaca di wilayah Kepulauan Siau dilaporkan masih fluktuatif, namun koordinasi antarinstansi terus diperkuat untuk mempercepat proses evakuasi dan rehabilitasi.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta mematuhi arahan petugas di lapangan.(***)













