BITUNG, poskomanado.co.id – Perumda Bangun Bitung berencana melakukan ekspansi bisnis di kemudian hari. Salah satu bidang usaha yang tengah dibidik adalah jual beli pasir.
Demikian mencuat dalam lanjutan Rapat Pansus LKPJ DPRD Bitung, Selasa (5/5/2026) malam. Rencana pengembangan usaha ini dikemukakan oleh Veysco Dandel selaku Plt Direktur Utama Perumda Bangun Bitung.
Veysco mulanya menyatakan Perumda Bangun Bitung punya 25 bidang usaha yang bisa dikembangkan. Rencana pengembangan ini dalam rangka memajukan perusahaan, sekaligus menghasilkan pendapatan bagi daerah dalam bentuk deviden.
Veysco tidak merinci semua 25 bidang usaha. Ia hanya menyebut dua diantaranya, yakni pengembangan fiber optic dan pengelolaan tambang pasir.
“Dua bidang usaha saja kita kembangkan, saya optimis dalam dua tahun kita bisa meningkatkan pendapatan. Terutama yang fiber optic itu dan galian C,” tukasnya.
Veysco menyebut bisnis tambang pasir di Bitung cukup menjanjikan. Ia pun hendak menjelaskan lebih lanjut perihal rencana terjun ke bidang usaha pertambangan itu. Hanya saja, sebelum lebih jauh ia sudah keburu diingatkan oleh Pansus LKPJ DPRD Bitung.
Ada Ketua Pansus Rafika Papente yang mengingatkan soal dampak lingkungan, Yani Ponengoh yang menyinggung soal perizinan, dan Abigail Sigarlaki yang memperingatkan resiko bisnis. Alhasil, Veysco pun urung memberi penjelasan lebih lanjut.(bds)






