Minta Pemeriksaan Karena Klaim Pekerjaan Sudah 100 Persen
MANADO, poskomanado.co.id–PT RAZASA KARYA, penyedia MEGA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG MENTALITAS PANCASILA UNIMA berbandrol puluhan miliar rupiah tersebut, ternyata sudah melakukan PHO (Provisional Hand Over) proyek di pertengahan 2024.
Berdasarkan data yang diterima POSKO MANADO, PT RAZASA KARYA meminta PHO berdasarkan SURAT Nomor: 106/RK/VII/2024 tertanggal Medan, 08 Juli 2024, PERIHAL: Surat Permohonan PHO; yang ditandatangani FABEL SIHOMBING selaku Direktur.
“Di Juli 2024, PT RAZASA KARYA mengajukan PHO di PROYEK PEMBANGUNAN PUSAT PEMBINAAN MENTALITAS PANCASILA UNIMA,” ungkap sumber resmi POSKO MANADO yang tak ingin namanya disebut, Senin (16/03/2026).
Menariknya, lanjut sumber, dalam surat yang ditujukan ke Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) UNIMA ini, PT RAZASA KARYA mengklaim progres pekerjaan sudah mencapai 100 persen; sesuai ADENDUM VI, Nomor: 1949/UN41/203.17.02/2024, tanggal 25 Mei 2024.
“Pengajuan PHO ini dilakukan PT RAZASA KARYA dengan klaim kalau progres pekerjaan mereka sudah 100 persen. Ini kan aneh. Padahal ada beberapa item yang belum dikerjakan,” kata sumber sembari menyerahkan dokumen SURAT PERMOHONAN PHO PT RAZASA KARYA ke POSKO MANADO.

Terpisah, YANO SUPIT PPK yang menggantikan IRWANY HERKO MAKI tetap tak merespon upaya konfirmasi. Dihubungi via sambungan WhatsApp di 0812-4111-2xxx, sekira pukul 15.36 WITA, 15.37 WITA dan 15.38 WITA tak direspon meski ‘berdering’. Begitu juga via pesan sekira pukul 15.41 WITA, hingga berita ini tayang belum direspon.
Diketahui, PHO adalah tahap serah terima sementara pekerjaan konstruksi dari kontraktor kepada PPK setelah pekerjaan fisik mencapai 100 persen atau mendekati selesai, sebelum masa pemeliharaan dimulai.
Dalam pemberitaan sebelumnya, sumber resmi POSKO MANADO mengatakan, PROYEK PEMBANGUNAN PUSAT PEMBINAAN MENTALITAS PANCASILA UNIMA TA 2022 diduga dari kontrak tahun tunggal atau ‘SINGEL YEAR’ sudah menjadi kontrak tahun jamak atau ‘MULTI YEAR’.
Sebab, proyek dengan pagu anggaran Rp 82.000.000.000,-, yang dikerjakan PT RAZASA KARYA dengan nilai kontrak Rp 64.996.000.000,- yang berubah menjadi Rp 71.000.000.000,- sesuai ADENDUM I Nomor: 5737/UN41/023.17.02/2022 tentang PENAMBAHAN BIAYA, tertanggal 20 Desember 2022; pengerjaannya disebut-sebut sampai 2024.
“Seharusnya PROYEK PEMBANGUNAN PUSAT PEMBINAAN MENTALITAS PANCASILA UNIMA itu hanya SINGEL YEAR. Dimana pekerjaan harus berakhir saat PEMUTUSAN KONTRAK pada 14 April 2023,” kata sumber resmi dari UNIMA.
Di singgung soal ada GUGATAN PERDATA yang dimenangkan PT RAZASA KARYA di 2023, dimana sesuai AMAR PUTUSAN PT RAZASA KARYA mendapatkan penambahan 120 hari, sumber menyebutkan, penambahan waktu itu berakhir 30 September 2023. Bukan pengerjaan proyek berlangsung sampai 2024 atau pembangunan selesai.
“Sesuai AMAR PUTUSAN, PT RAZASA KARYA mendapatkan penambahan waktu kerja 120 hari dengan rincian 60 hari ditambah 60 hari efek domino. Dimana penambahan waktu ini dimulai 29 Mei 2023 dan berakhir di 30 September 2023. Itu batas terakhir pekerjaan PT RAZASA KARYA di proyek,” sebutnya.
“Yang terjadi, PT RAZASA KARYA tetap bekerja hingga akhir 2024. Jadi PROYEK PEMBANGUNAN PUSAT PEMBINAAN MENTALITAS PANCASILA UNIMA yang seharusnya hanya SINGEL YEAR, sudah menjadi MULTI YEAR. Sebab pengerjaan dari TA 2022 hingga 2024,” sambung sumber.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) IRWANY HERKO MAKI saat dikonfirmasi via sambungan WhatsApp di 0852-4015-3xxx, sekira pukul 12.07 WITA, 12.08 WITA dan 12.09 WITA tak merespon. Begitu juga via pesan sekira pukul 12.11 WITA, hingga berita ini tayang belum direspon.(Ian)











