BITUNG, poskomanado.co.id – Pemkot Bitung memastikan akan mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2026. Anggaran tersebut nantinya akan ditata di APBD Perubahan yang saat ini sementara diproyeksikan.
Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Bitung Rudy Theno, Kamis (3/9/2026) malam di Kantor DPRD Bitung.
“Nanti (dialokasikan) di APBD Perubahan, ini sementara kita bahas di KUA-PPAS (Kebijakan Umum APBD-Prioritas Plafon Anggaran Sementara,red),” ujarnya.
Rudy belum bisa menyebutkan angka pasti alokasi anggaran untuk FPSL. Namun begitu, sebagai ancar-ancar angka Rp 500 juta bisa saja diberikan. Hal itu kata dia, tentu bergantung pada kemampuan keuangan daerah.
“Semuanya tergantung kondisi keuangan. Contoh saja anggaran untuk FPSL ini, dari tahun ke tahun harus diakui memang mengalami penurunan. Tahun 2024 kita alokasikan sebesar Rp 1 miliar, tapi tahun lalu turun jadi Rp 750 juta. Karena itu untuk tahun ini kita belum bisa pastikan. Kita lihat dulu kemampuan keuangan kita,” paparnya.
Lebih lanjut, Rudy mengakui dalam APBD Induk Pemkot Bitung memang tidak mengalokasikan anggaran untuk FPSL. Bukan karena tidak masuk skala prioritas, tapi hal itu disebabkan karena kondisi fiskal yang tidak mendukung.
“FPSL ini sudah menjadi semacam iven ikonik untuk Kota Bitung. Iven ini tak sekedar iven pariwisata saja, tapi punya multiplier effect untuk kemajuan sektor-sektor lain. Jadi Pemkot Bitung tetap memberikan perhatian serius, dan di APBD Perubahan nanti akan kita anggarkan,” tutur dia.
Sebelumnya, Pingkan Kapoh selaku Kepala Dinas Pariwisata Pemkot Bitung menyampaikan informasi soal pelaksanaan FPSL 2026. Ia menyatakan pembiayaan kegiatan itu tidak dianggarkan di APBD Induk tahun ini. Karena itu, pihaknya akan berupaya memaksimalkan dukungan sponsorship demi suksesnya iven dimaksud.
Informasi ini mendapat respons dari Sekretaris Daerah Rudy Theno. Dan hasilnya, usai pembahasan KUA-PPAS bersama Banggar DPRD Bitung tadi malam, Sekretaris Daerah memastikan bakal mengalokasikan anggaran untuk membiayai iven tersebut.(bds)












