BITUNG, poskomanado.co.id – Pemkot Bitung akan kembali menggelar iven pariwisata tahunan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL). Namun untuk tahun ini pelaksanaan kegiatan itu tidak akan dibiayai oleh APBD.
“Tidak ada anggaran. Kami hanya akan mengandalkan sponsorship,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Pemkot Bitung, Pingkan Kapoh, Kamis (3/9/2026) sore di Kantor DPRD Bitung.
Pingkan menyampaikan ini usai mengikuti pembahasan perubahan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2026. Di pembahasan itu ia mengaku sudah mengusulkan tambahan anggaran untuk mendukung realisasi kegiatan di instansinya.
Namun demikian, ia belum tahu apakah usulan dimaksud akan diterima atau tidak. Yang jelas kata dia, usulan tambahan anggaran yang diajukan akan digunakan untuk mendukung realisasi program kerja yang sudah tertata.
Pingkan pun membeber besaran tambahan anggaran yang diusulkannya. Ia menyebut nilainya kurang lebih Rp 500 juta. Nah, saat menyampaikan hal itu ia kembali menegaskan tak ada dukungan APBD untuk pelaksanaan FPSL 2026.
“Rp 500 juta itu hanya untuk operasional kantor, kalau untuk FPSL kita upayakan lewat sponsor. Begitu juga dengan kegiatan lain termasuk (pemilihan) Putra-Putri Bitung, kita akan cari jalan keluarnya,” tukas dia.
Selain di APBD Perubahan yang saat ini sementara diproyeksikan, ketiadaan dukungan pembiayaan FPSL juga berlaku di APBD Induk. Pingkan memastikan sejak awal memang tidak ada alokasi anggaran untuk pelaksanaan FPSL tahun ini.
Sesuai rencana, FPSL 2026 akan dihelat pada 8-11 Oktober mendatang. Dan berdasarkan informasi dari Pingkan, pelaksanaan festival itu akan berbarengan dengan iven internasional Regional Marine Pollution Exercise (Marpolex) 2026, sebuah iven yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi pencemaran laut.(bds)











